Rabu, 05 Maret 2014

Materi Pengukuran

Pengukuran

           Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan.
           Misalnya, kamu melakukan kegiatan pengukuran panjang meja dengan pensil. Dalam kegiatan tersebut artinya kamu membandingkan panjang meja dengan panjang pensil. Panjang pensil yang kamu gunakan adalah sebagai satuan. Sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka disebut besaran, sedangkan pembanding dalam suatu pengukuran disebut satuan. Satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang sama atau tetap untuk semua orang disebut satuan baku, sedangkan satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang tidak sama untuk orang yang berlainan disebut satuan tidak baku.

Besaran Pokok dan Besaran Turunan
A. Besaran Pokok
              Besaran pokok adalah adalah besaran yang satuannya telah didefinisikan terlebih dahulu.
           
Tabel Besaran Pokok
B. Besaran Turunan
             Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diperoleh dari besaran pokok.

Tabel Besaran Turunan


Semoga Bermanfaat Salam.

Sabtu, 22 Februari 2014

Kelipatan Bilangan KPK dan Faktor Bilangan FPB

Kelipatan Bilangan KPK dan Faktor Bilangan FPB


1. Kelipatan
           Kelipatan suatu bilangan adalah hasil kali bilangan tersebut dengan bilangan cacah.
Misalnya :
- Himpunan kelipatan 3 = { 3 x 0, 3 x 1, 3 x 2, 3 x 3, ...}
atau { 0, 3, 6, 9, ...}

- Himpunan kelipatan 5= { 5 x 0, 5 x 1, 5 x 2, 5 x 3, ...}
atau { 0, 5, 10, 15, ...}

2. Kelipatan Persekutuan Terkecil ( KPK )
           KPK dari dua buah bilangan atau lebih adalah bilangan bukan nol (0) yang merupakan anggota terkecil dari himpunan kelipatan persekutuan bilangan-bilangan itu.
Contoh :
Tentukan KPK dari 5 dan 6 !

Jawab :
- Himpunan kelipatan 5 = {0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, ...}
- Himpunan kelipatan 6 = {0, 6, 12, 18, 24, 30, 36, ...}
- Himpunan kelipatan persekutuan = {0, 30}

Jadi,KPK 5 dan 6 adalah 30

Mengerjakan dengan pohon faktor KPK


3. Faktor
          Faktor adalah bilangan asli yang membagi habis suatu bilangan.
Contoh :
- Faktor dari 9 adalah 1, 3 dan 9.
- Faktor dari 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12.
- Faktor dari 20 adalah 1, 2, 4, 5, 10, dan 20.

4. Faktor Persekutuan Terbesar ( FPB )
          FPB dari dua bilangan atau lebih adalah bilangan terbesar dari faktor-faktor persekutuan bilangan-bilangan itu.
Contoh :
Tentukan FPB dari 6 dan 12 !

Jawab :
- Faktor dari 6 = {1, 2, 3, 6}
- Faktor dari 12 = {1, 2, 3, 4, 6, 12}

Jadi, FPB dari 6 dan 12 adalah 6

Mengerjakan dengan pohon faktor FPB



Semoga Bermanfaat Salam.

Rabu, 19 Februari 2014

Materi SD Kelas 4 Bilangan Ribuan

Bilangan Ribuan
          Coba kamu lihat gambar uang dibawah ini. Kita menyebut uang ini sebagai uang ribuan.

a. Berapakah nilai atau nominal uang tersebut ?

b. Ada berapa angka didalam bilangan pada uang tersebut ?

           Uang tersebut bernilai Rp 1.000,00 dibaca seribu rupiah kita tau ada 4 angka dalam bilangan 1.000
1.000 ( dibaca : seribu )

          Bilangan yang terdiri atau tersusun dari 4 angka disebut bilangan ribuan. Nilai tempat dan nilai angka bilangan ribuan dapat ditunjukkan oleh contoh bilangan 1.234 berikut.

                                    Bilangan 1.234
             Angka              Nilai Tempat             Nilai Angka
                 1                       ribuan                       1.000
                 2                       ratusan                         200
                 3                       puluhan                          30
                 4                       satuan                              4

Biangan 1.234 dibaca dengan "seribu dua ratus tiga puluh empat"

Coba sekarang kamu jumlahkan semua nilai angka pada kolom ketiga tabel. maka akan kamu peroleh bentuk penjumlahan sbb
1.234 = 1.000 + 200 + 30 + 4
Bentuk penjumlahan dari nilai angka disebut  bentuk panjang dari suatu bilangan.

Membandingkan dan Mengurutkan bilangan

         Untuk dapat membandingkan dua bilangan, kalian bandingkan masing2 angka dari kedua bilangan yang mempunyai nilai tempat sama banyak (dimulai dari angka yang paling kiri).
         Bandingkan angka ribuan. Jika angka ribuan sama besar, bandingkan angka ratusan. Jika angka ratusan  sama besar , bandingkan angka puluhan. Jika angka puluhan  sama besar, bandingkan angka satuan. Jika keempat angka sama, maka dua bilangan yang dibandingkan sama nilainya.
            Setelah kita dapat membandingkan bilangan, kita dapat mengurutkannya.

Contoh :
Urutkan bilangan 5.235,  6.981,  4.564
Jawab :

Dapat kita bandingkan bahwa:
4.564  <  5.235  <  6.981
Jadi, urutan bilangan-bilangan tersebut adalah  4.564,  5.235,  6.981

Semoga Bermanfaat Salam.

Selasa, 18 Februari 2014

Materi SD Kelas 4 Perkalian dan Pembagian

Perkalian dan Pembagian

1. Perkalian
         Perkalian merupakan proses aritmatika dasar di mana satu bilangan dilipatgandakan sesuai dengan bilangan pengalinya. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa perkalian adalah penjumlahan berulang.

Contoh :
3 X 5 = 15
Operasi di atas dibaca tiga kali lima, atau bilangan 5 dilipatgandakan sebanyak 3 kali atau dalam bentuk penjumlahan berulang berarti 5+5+5=15.

Tabel Perkalian
Tabel Perkalian

2. Pembagian
            Pembagian merupakan proses aritmatika dasar di mana satu bilangan dipecah rata menjadi bilangan yang lebih kecil sesuai dengan bilangan pembaginya.

Contoh :
9 : 3 = 3
Operasi di atas menunjukkan bahwa angka 9 dipecah rata menjadi 3 bagian yang sama besar yaitu 3.

Tabel Pembagian
Tabel Pembagian

Semoga Bermanfaat salam.