Senin, 30 Desember 2013

Macam-macam penyakit pada hidung

<< Back artikel sebelumnya.

Macam-macam penyakit pada hidung :

1. Salesma (Cold) dan Influenza (Flu)
Influenza
     
         Selesma dan influenza merupakan kondisi saat alat pernafasan yang terinfeksi oleh virus. Umumnya menyebabkan batuk, pilek, sakit leher, terkadang panas, dan sakit pada persendian. pada anak kecil biasanya diiringi dengan gejala mencret ringan.
          Hindari mengunakan penicilin, tetracilin atau atau anti biotika lainya. karena jenis obat ini tidak menyembuhkan salesma dan influenza, bahkan dapat menimbulkan bahaya. penyakit ini hampir selalu sembuh sendiri tanpa obat.

2. Peradangan Hidung Akibat Alergi (Rhintis Allergica)
Peradangan Hidung Akibat Alergi (Rhintis Allergica)
        Rhintis Allergica bisa disebabkan reaksi alergi pada hidung karena masuknya substansi asing dalam saluran tenggorokan. Anda bisa mengunaka anthistamin seperti chlorpheniramine, dimenhydrinate. Sebagai pencegahan, ketahuilah penyebab terjadinya alergi, apakah debu, bulu ayam, jamur, tepung sari bunga, dan lainya ? lalu hindari benda-benda pemicu alergi tersebut.

3.  Hidung tersumbat (Pilek)


Hidung Tersumbat (Pilek)
         Alergi atau selesma bisa menjadi penyebaba hidung tersumbat atau pilek. Pada anak-anak, banyak lendir dalam hidung bisa menyebabkan infeksi telinga. Sedangkan pada orang dewasa, lendir berlebihan menyebabkan ganguan sinus atau peradangan gawat dan berlangsung lama di rongga tulang yang berhubungan dengan hidung.

4. Ganguan Sinus (Sinusitis)
Ganguan Sinus (Sinusitis)
     Sinusitis atau peradangan sinus yang terjadi pada rongga-rongga dalam tulang yang berhubungan dengan rongga hidung. Jika kondisi sudah memasuki tahap gawat biasanya terjadi dalam setahun. Sinusitis memiliki tanda-tanda berikut :

  • Terasa sakit di wajah, khususnya sekitar mata. terlebih ketika penderita mengetuk tulang atau menundukkan kepala.
  • Hidung sering tersumbat karena adanya nanah atau ingus yang kental.
  • Terkadang disertai panas.

5. Polip
Polip
         Polip adalah pertumbuhan selaput lendir hidung yang bersifat jinak. Penyebab terjadinya pilip tidak diketahui, tetapi sejumlah polip tumbuh karena ada pembengkakan akibat infeksi. Polip sering ditemukan pada penderita :
  • Rintis Alergika
  • asma
  • Sinusitis Kronis
  • Fibrosis Kistik
         Polip biasaya tumbuh di daerah dimana selaput lendir membengkak akibat penimbunan cairan, seperti dawrah disekitar lubang sinus pada rongga hidung. Ketika baru terbentuk sebuah polip tampak seperti air mata, dan jika telah matang, bentuknya menyerupai buah anggur yang berwarna keabu-abuan.

Klik Next untuk melanjutkan artikel.

Sabtu, 28 Desember 2013

Hidung

Hidung
          Hidung adalah benjolan pada wajah yang merupakan panca indra yang berfungsi untuk untuk merasakan bau di sekitar kita. Didalam hidung terdapat serabut saraf pembau yang dilengkapi dengan sel-sel pembau. Setiap sel pembau mempunyai rambut-rambut halus (silia olfaktori) di ujungnya dan diliputi oleh selaput lendir yang berfungsi sebagai pelembab rongga hidung. Selain itu, hidung juga digunakan untuk menghirup udara dan menyaring udara yang masuk saat bernafas. Juga berperan sebagai responansi suara.
  • Bagian-bagian Hidung
1. Saraf Pembau
        Terletak pada selaput lendir di rongga hidung atas, kerang hidung atas dan
prmukaan atas kerang hidung tengah.
2. Selaput Lender
         Berfungsi untuk menahan kotoran yg terbawa oleh udara yg kita hirup.
3. Bulu-bulu Hidung
         Berfungsi utk menahan kotoran yg terbawa oleh udara yg kita hirup.
  • Macam-macam penyakit pada hidung
Klik Next -->

Rabu, 25 Desember 2013

Alat Indra Manusia

         Alat indra adalah alat-alat tubuh yang berfungsi mengetahui keadaan luar. Alat indra manusia disebut panca indra karena terdiri atas :

1. Indra Penglihatan (Mata)



          Mata adalah alat indra yang digunakan untuk melihat suatu obyek.

Penjelasan lebih lanjut klik next



2. Indra Pendengaran (Telinga)



          Telinga adalah panca indra yang digunakan untuk mendeteksi/mendengarkan suara. Juga digunakan untuk keseimbangan dan posisi tubuh.

Penjelasan lebih lanjut klik next

3. Indra Pembau/Pencium (Hidung)


          Hidung adalah benjolan pada wajahyang merupakan panca indra yang berfungsi untuk untuk merasakan bau di sekitar kita. Selain itu, hidung juga digunakan untuk menyaring udara yang masuk saat bernafas.

Penjelasan lebih lanjut klik next

4. Indra Pengecap (Lidah)


         Lidah adalah salah satu indra pengecap yangberfungsi untuk merasakan rangsangan rasa dari benda yang masuk ke mulut. Seperti rasa pahit, manis, asam, dan asin. bagian lidah yang merasakan rasa asin bagian depan, rasa asam bagian sebelah samping, rasa manis bagian tepi, dan bagian lidah yang merasakan pahit bagian belakang.

Penjelasan lebih lanjut klik next

5. Indra Peraba (Kulit)


          Kulit adalah bagian paling luar dari jaringan tubuh kita/ lapisan terluar tubuh manusia. Kulit membungkus tubuh manusia. pada saat kulit terkelupas, rasa perih menyengat. Hal itu menunjukkan betapa kulit selain membungkus tubuh juga memberikan perlindungan bagi jaringan-jaringan di bawahnya. Pada tubuh kita, kulit meliputi seluruh jaringan kulit secara umum, termasuk kulit wajah.

Penjelasan lebih lanjut klik next

Senin, 23 Desember 2013

Kulit dan Bagian-bagian Kulit

         Untuk kembali ke artikel awal
         Untuk kembali ke artikel sebelumnya

       Kulit adalah bagian paling luar dari jaringan tubuh kita/ lapisan terluar tubuh manusia. Kulit membungkus tubuh manusia. pada saat kulit terkelupas, rasa perih menyengat. Hal itu menunjukkan betapa kulit selain membungkus tubuh juga memberikan perlindungan bagi jaringan-jaringan di bawahnya. Pada tubuh kita, kulit meliputi seluruh jaringan kulit secara umum, termasuk kulit wajah.

Bagian-bagian kulit

  • Epidermis
                  Epidermis adalah lapisan kulit paling luar, terdiri dari lima lapisan :
1. Stratum Korneum
        Merupakan lapisan kulit dimana kondisi sel-sel penyusunya sudah mati, tidak mempunyai inti sel (inti selnya juga sudah mati), dan mengandung zat keratin.
2. Stratum lusidum
        Pada lapisan ini jaringan penyusun terdiri atas sel-sel berbentuk pipih. Sel-sel penyusun lapisan ini sudah banyak yang kehilangan inti. Butir-butir menjadi jernih dan tembus cahaya. Stratum lusidum hanya dapat ditemukan pada telapak tangan dan telapak kaki.
3. Stratum Granulus
        Terdiri atas sel-sel pipih, sebagaimana sel penyusun stratum lusidum. Namun, pada lapisan granulosum, inti sel penyusun masih hidup. di dalam sitoplasma dapat dilihat adanya butir-butir yang dinamakan keratohialin. Kerotihalin merupakan salah satu face yang tersdapat dalam proses pembentukan keratin.
4. Stratum Spinosum/Strakontosum
        Merupakan lapisan kulit penyusun epidermis yang jaringannya paling tebal.
5. Stratum Basal/Germinativum
        Merupakan lapisan yang akan menggantikan sel-sel di atasnya dan lapisan ini terdiri atas sel-sel induk.
  • Dermis
               Dermis adalah lapisan sebelah dalamnya terdiri atas jaringan ikat longgar berisi sel-sel lemak.
Dermis terdiri atas dua lapisan, yaitu :
1. Stratum Papilaris
         Adalah lapisan bagian atas.
2. Stratum Retikularis
         Adalah lapisan bagian bawah.
  • Hipodermis
                Hipodermis bukan merupakan bagian kulit. dan letaknya di bawah dermis. Fungsinya untuk menempelkan kulit ke tulang dan otot yang mendasarinya serta menyuplai dengan pembuluh darah dan syaraf. Ini juga terdiri dari jaringan ikat longgar dan elastin. Jenis sel utama adalah fibroblast, makrofag dan sel lemak (hipodermis mengandung 50% lemak tubuh). Lemak brfungsi sebagai bantalan dan isolasi untuk tubuh.

Fungsi Kulit dan Penyakit Kulit

Klik Next >> Untuk melanjutkan artikel

Jumat, 20 Desember 2013

Otak

Otak Manusia
             Otak adalah pusat sistem syaraf, otak manusia memiliki 1350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku, dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan dan suhu tubuh.



  • Bagian-bagian Otak dan Fungsinya



- Cerembrum (Otak Besar)
Otak Besar 
         Cerembrum atau korteks adalah bagian terbesar dari otak manusia. yang berhubungan dengan fungsi otak yang lebih tinggi seperti pikiran dan tindakan. korteks dibagi menjadi empat bagian yang disebut "lobus" :
1. lobus frontal
       Berfungsi untuk penalaran, perencanaan, bagian bicara, gerakan, emosi, pemecahan masalah.
2. lobus pariental
       Berfungsi untuk gerakan, persepsi, pengenalan orientasi, dan rangsangan.
3. lobus oktimal
      Berfungsi untuk pemrosesan visual.
4. lobus temporal
      Berfungsi untuk persepsi dan pengenalan rangsangan pendengaran, memori, dan bicara.
Otak Kecil 

- Otak Kecil (Cerebellum)
         Mirip dengan otak besar, dalam hal ini memiliki dua belahan otak dan memiliki permukaan yang sangat terlipat atau korteks. struktur ini berhubungan dengan pengaturan dan koordinasi gerakan, postur, dan keseimbangan.

- Sistem Limbik (Otak Emosional)
      Dityemukan terkubur di dalam otak besar. Sistem ini berisi: 

1. thalamus
     Merupakan sebuah massa besar dari materi abu-abu terletak mendalam di otak bagian depan di bagian paling atas dari diencephalon. Strukturini memiliki fungsi sensorik dan motorik.
2. hypotalamus
     Merupakan bagian dari diencephalon vertal ke talamus. Struktur ini terlibat dalam fungsi homeostasis, emosi, kehausan, kelaparan, iramasirkadian, dan kontrol dari sistem saraf otonom. Selain itu, ia mengendalikan hipofisis.
3. amigdala
     Merupakan bagian dari telencephalon, yangterletak di lobus temporal, yang terlibat dalam memori, emosi, dan ketakutan. Amigdala terletak di bawah permukaan bagian depan, sebelah medial dari lobus temporal dimana menyebabkan tonjolan di permukaan disebut uncus (komponen dari sistem linbik)
4. hippocampus.
     Merupakan bagian dari otak hemispher di bagian sebelah medial basal dari lobus temporal. Ini bagian dari otak yang penting untuk belajar dan memori, untuk mengubah memori dalam jangka pendek ke memori lebih permanen, dan untuk mengingat hubungan spasial.

- Batang Otak
        Di bawah sistem limbik terdapat batang otak. Struktur ini bertanggung jawab untuk fungsi dasar kehidupan vital seperti pernapasan, detak jantung, dan tekanan darah.

- Mesencephalon (Otak Tengah)
        Otak tengah terletak terletak di bagian rostral dari batang otak yang meliputi tercantum dan tegmentum. Otak tengah terlibat dalam fungsi seperti penglihatan, pendengaran, gerak mata, dan gerak tubuh.

- Pons
        Bagian dari metencephalon  di otak belakang. Bagian ini terlibat dalam kontrol motor dan analisis sensorik. Misalnya informasi dari telinga pertama memasuki otak di pons.

- Medulla
         Struktur ini merupakan bagian ekor sebagian besar batang otak antara pons dan sumsum tulang belakang. Medulla ini bertangung jawab untuk menjaga fungsi tubuh yang vital seperti pernapasan dan jantung.